DPRD Kaltim Dorong Pengembangan Berkelanjutan Wisata Alam Tenggarong Seberang
Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan.(poskotakaltimnews)
POSKOTAKALTIMNEWS, SAMARINDA : Potensi wisata alam yang tersebar di kawasan
Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, dinilai perlu dikembangkan secara
berkelanjutan agar mampu menjadi daya tarik wisata baru di Kalimantan Timur
(Kaltim).
Anggota Komisi II DPRD
Kaltim, Firnadi Ikhsan, menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan
warga sangat penting dalam menjaga serta mempromosikan keberadaan destinasi
wisata yang unik dan masih jarang diketahui masyarakat luas.
Ia berharap
kawasan-kawasan yang memiliki nilai keindahan dan kekhasan alam itu bisa
dikemas secara kreatif agar menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun luar
daerah.
“Banyak potensi yabg kita
punya, ada air terjun Perjiwa, danau Taman Gubang, hingga Goa Batu Gelap. Semua
itu harus dikemas menarik agar wisatawan tertarik datang,” jelas Firnadi, Kamis
(03/07/2025).
Tenggarong Seberang
sendiri dikenal sebagai salah satu kecamatan di Kutai Kartanegara yang
menyimpan banyak permata wisata tersembunyi. Sejumlah destinasi seperti Taman
Leban dan Bukit Mahoni di Desa Bangun Rejo telah mulai dikenal sebagai tujuan
rekreasi alam yang menyenangkan.
Selain itu, warga di Desa
Buana Jaya juga mengembangkan wisata kebun belimbing dan budidaya madu kelulut
yang memberikan nilai edukatif sekaligus menjadi sumber pendapatan masyarakat.
Tak hanya itu, terdapat
pula Taman Seri Loa Tuwi yang menyajikan hamparan hijau dan suasana sejuk,
serta Jalan Cinta yang menawarkan pengalaman lintas alam dengan nuansa romantis
di tengah keasrian alam pedesaan.
Melihat potensi tersebut,
Firnadi berharap fasilitas penunjang seperti tempat menginap, akses jalan, dan
area publik lainnya bisa terus dilengkapi agar pengunjung merasa nyaman dan
betah.
Menurutnya, keberadaan
fasilitas yang memadai akan memberikan dampak positif terhadap minat wisatawan
dan pertumbuhan ekonomi warga sekitar.
“Harapannya, wisata-wisata
ini akan terus melengkapi fasilitasnya. Ini tadi kita lihat sudah ada tempat
menginapnya,” ujarnya.
Firnadi juga mendorong
agar semangat pengembangan wisata desa tidak hanya terfokus pada satu titik
lokasi, tetapi bisa menular ke desa-desa lainnya di kawasan Tenggarong
Seberang.
Ia menilai potensi wisata
di daerah ini sangat kaya dan memiliki keunikan masing-masing yang bisa digarap
secara serius.
“Harapannya juga, wisata
seperti ini dapat menular ke desa sebelahnya, karena Tenggarong Seberang banyak
potensi destinasi wisata yang bagus-bagus,” tutupnya. (adv)